Berjuang BersamaMu
Ada seseorang berbicara seperti ini "Dua orang bisa berdiri di ladang yang sama tetapi yang satu melihat kesulitan, yang lain melihat tuaian". Pada saat itu, saya merefleksikan kalimat itu pada diri saya. Terkadang, saya merasa begitu sulit untuk melangkah di tengah berbagai tantangan dan hal baru yang saya terima karena fokus saya adalah kepada "kesulitan". Apalagi ketika berbagai pilihan datang di dalam kehidupan saya di tengah ketidakpastian dan kebingungan akan resiko yang akan saya hadapi nantinya.
Namun, kalimat itu membandingkan kedua hal yang menurut saya menarik "kesulitan dan tuaian". Pada saat itu, saya langsung berpikir mengenai bagaimana diri kita menilai suatu keadaan. Mungkin terkadang saya dan anda sering berada di zona stuck atau diam karena melihat suatu keadaan dari sisi kesulitannya saja sehingga mungkin saja itu yang membuat kita tidak berani melangkah. Padahal, hidup akan terus berjalan dan tidak berhenti. Di dalam, Bilangan 13-14 kisah mengenai Tuhan memerintahkan Musa untuk mengirim 12 orang pemimpin (satu dari setiap suku) untuk mengintai tanah Kanaan dengan tujuan untuk melihat kondisi negeri yang sudah dijanjikan Tuhan itu. Ada konflik yang terjadi, yaitu 10 pengintai melihat kesulitan di dalam negeri itu sehingga mereka takut untuk melangkah "Bilangan 13:31-32 (TB) Tetapi orang-orang yang pergi ke sana bersama-sama dengan dia berkata: "Kita tidak dapat maju menyerang bangsa itu, karena mereka lebih kuat dari pada kita." Juga mereka menyampaikan kepada orang Israel kabar busuk tentang negeri yang diintai mereka, dengan berkata: "Negeri yang telah kami lalui untuk diintai adalah suatu negeri yang memakan penduduknya, dan semua orang yang kami lihat di sana adalah orang-orang yang tinggi-tinggi perawakannya". Tetapi Kaleb dan Yosua tidak berkata demikian. Kaleb dan Yosua melihat negeri itu indah, banyak madu dan berlimpah susu. "Bilangan 13:27 (TB) Mereka menceritakan kepadanya: "Kami sudah masuk ke negeri, ke mana kausuruh kami, dan memang negeri itu berlimpah-limpah susu dan madunya, dan inilah hasilnya." Kaleb dan Yosua akan tetap maju untuk mendapatkan tanah itu.
Lalu apa yang didapatkan Kaleb dan Yosua? Yes! Mereka berdua mendapatkan janji Tuhan. Alasan mereka tetap maju adalah janji Tuhan dalam kehidupan setiap orang percaya. Maupun Kaleb dan Yosua tahu bahwa tanah itu ditinggali raksasa-raksasa dan banyak sekali rintangan jika dihadapi, Kaleb dan Yosua tahu bahwa Allah bersama dengan mereka. Selama mereka berjalan dan menghadapi tanah perjanjian itu, Yosua dan Kaleb tetap hidup sehat. Selain itu, hasil dari perjuangan Yosua dan Kaleb adalah Yosua dipercayakan menjadi pengganti Musa untuk memimpin bangsa Israel. Kaleb berhasil mengalahkan raksasa-raksasa tersebut dan menjadikan Hebron sebagai warisan bagi keturunannya.
Kisah ini membuat saya kembali merefleksikan kalimat sebelumnya "Dua orang bisa berdiri di ladang yang sama tetapi yang satu melihat kesulitan, yang lain melihat tuaian." Mungkin hari-hari ini rasanya sekitar kita atau diri kita sendiri lagi banyak kesulitan, banyak rintangan, bahkan banyak pilihan yang penuh resiko. Tapi biarlah kita melihat itu menjadi tuaian, dengan kita hadapi dan terus berjuang bersama dengan Tuhan. Tuaian bisa kita dapat dengan kepekaan, taburan, dan kerja keras. Namun, kita perlu juga berjalan bersama dengan Tuhan karena semua hasil ditentukan oleh Tuhan. Terus libatkan Tuhan dalam segala rencana hidup kita. Tanpa Tuhan kita tidak mampu menghadapi hal-hal di luar nalar logika tapi dengan Tuhan sesuatu yang tidak mungkin akan menjadi mungkin. Dengan Tuhan, rencana kita bisa diganti dengan rencana Tuhan yang lebih baik.
Bilangan 14:8-9 (TB) Jika TUHAN berkenan kepada kita, maka Ia akan membawa kita masuk ke negeri itu dan akan memberikannya kepada kita, suatu negeri yang berlimpah-limpah susu dan madunya. Hanya, janganlah memberontak kepada TUHAN, dan janganlah takut kepada bangsa negeri itu, sebab mereka akan kita telan habis. Yang melindungi mereka sudah meninggalkan mereka, sedang TUHAN menyertai kita; janganlah takut kepada mereka."
Komentar
Posting Komentar