Masih Adakah Kesulitan Gereja/PMK di Era Digital Native pada Masa Pandemi?


Bacaan Alkitab: Kolose 4:2-6

Digital Native adalah sebuah ungkapan untuk generasi yang lahir di era teknologi (Prensky, 2001). Dimana teknologi menjadi bagian utama seseorang melakukan aktivitas dimana mereka berkomunikasi, memakai internet, bermain video games, dan sebagainya.

Di Era pandemi ini, semua orang dituntut untuk menggunakannya bahkan yang lahir di generasi digital immigrants juga wajib menjadikan teknologi yang utama untuk saat ini. 

Bersyukurnya ketika kita berada dalam situasi digital native di tengah-tengah pandemi. Tapi tidak terlepas dari kekurangan yang ada, tentu ada dampak yang terjadi di dalam relasi dan pertumbuhan jemaat dalam iman khususnya di gereja/PMK.

Lalu bagaimana dampak dari gereja/PMK? Perlu diingat bahwa kita juga di berikan mandat sebuah pemuridan dan beribadah. Pasti ada dampaknya bukan? yang terlihat saat ini adalah semua ibadah gereja dan PMK menjadi online. Tapi, tantangan yang terbesar bukan ibadahnya, melainkan pemuridan yang dimana di dalamnya kita harus tetap menjalin relasi satu dengan yang lain.

Namun, melalui Kitab Kolose 4:1-6 kita harus mengerti bahwa, baiklah kita tetap mengucap syukur di tengah kesulitan untuk menjangkau orang dalam pemuridan. 
Ingat, bahwa kita memiliki pemimpin yaitu Yesus Kristus yang akan membantu kita untuk bisa tetap menjalin relasi. Tentunya dengan tetap mengucap syukur dan memohon hikmat dari pada-Nya. Kita juga harus bisa mempergunakan waktu yang ada. Jika ada kesempatan, biarlah kita mencoba untuk memulainya. Ingat kita mengalami pandemi di tengah-tengah digital native pastinya ada banyak cara untuk kita bisa saling terhubung. 

Jika ada hal sulit lain seperti, tidak tahu keadaan sebenarnya atau tiba-tiba teman relasi kita sulit sekali di hubungi sehingga sulit memahaminya kalau cuman dari ucapan/ketikan. Apa yang harus di perbuat? Ketika saya belajar mendalami kitab Kolose ada dua ayat yang membuat saya terketuk, Bertekunlah dalam doa dan dalam pada itu berjaga-jagalah sambil mengucap syukur. 
Berdoa jugalah untuk kami, supaya Allah membuka pintu untuk pemberitaan kami, sehingga kami dapat berbicara tentang rahasia Kristus, yang karenanya aku dipenjarakan. (Kolose 4:2-3)

Jadi, biarlah Tuhan yang menuntun engkau untuk membangun hubungan dan kebersamaan. Mungkin cukup sulit untuk kita mengetahui keadaan yang di alami kerabat-kerabat kita. Berdoalah dengan penuh ucapan syukur, kerendahan hati, dan permohonan supaya Allah memberikan pintu yang terbuka untuk kita bisa berelasi. 


Referensi : 
https://sis.binus.ac.id/2016/12/16/digital-natives/ (about digital native)
Ebuyer.com
Are You a Digital Native? - Ebuyer Blog (about picture)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Berjuang BersamaMu

Berjalan Bersama Kristus

Malaikat di Persimpangan Jalan