Jawaban dari Pergumulan

Beberapa hari lalu, saya diberikan  kesempatan untuk membawakan satu lagu yang judulnya "Tak Terbatas" dari Unlimited Fire Band. Pada lirik tersebut, terdapat lirik "Di titik terendahku Kau hadir tuk mengangkatku, ku tahu Kau tak menyerah akan hidupku" 

Melalui lirik tersebut, menjadi suatu jawaban dari pergumulan yang selama ini timbul di dalam benak hati saya. Pergumulan itu ialah "Apa lagi rencana Tuhan buat diri saya, dan apa yang akan Dia perbuat untuk saya bisa terus ada dan selalu bersamaNya? Akankah saya bisa melaluinya dengan keadaan baik-baik saja?" 

Banyak hal yang saya lalui di tahun 2024 ini setelah meninggalnya ayah saya di tahun 2023 lalu. Tuhan membawa saya untuk bisa mengasihi sesama, mengampuni sesama, mengampuni keadaan dan tetap berada dalam kehendakNya maupun banyak hal yang tak terduga yang membuat saya bertanya-tanya mengenai penjagaan Tuhan untuk batin saya. 

Tidak lama, Tuhan mengirimkan lagu tersebut untuk menguatkan saya. Ditambah dengan ayat firman yang berkata, Mazmur 9:10 - Demikianlah TUHAN adalah tempat perlindungan bagi orang yang terinjak, tempat perlindungan pada waktu kesesakan. 

Seperti halnya Kristus yang lahir ke dunia rela memikul salib dan menderita. Begitupun saya yang seharusnya siap untuk mendapatkan itu semua, apalagi saya manusia berdosa. Kemurnian iman di uji melalui setiap pergumulan dan proses kehidupan. Dengan saya meyakini bahwa, Kristus adalah sutradara dalam hidup saya maka saya juga meyakini hanya Kristus yang mampu memelihara saya seperti burung-burung di udara yang tidak memintal Dia tetap juga pelihara. Di dalam kesesakan ku percaya, karena hanya Dia yang bisa menjadikan ini semua baik-baik saja. Terlebih lagi, semua yang ada di dunia ini sifatnya sementara, termasuk pertemuan dan kejadian-kejadian yang kita lewati.

Jadi kalau di dunia ini sementara, dan Tuhan adalah sutradaranya, untuk apa kita merasa takut berlebih dan merasa sok untuk mengatur semua proses kehidupan tanpa bertanya kepada Tuhan dan berdoa?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Berjuang BersamaMu

Berjalan Bersama Kristus

Malaikat di Persimpangan Jalan