Tuhan Yesus Memberi Kelegaan
(Matius 11:25-30)
Bersyukur, saya dipercaya untuk mendengarkan cerita dari salah satu teman saya mengenai rasa keinginannya untuk menyerah akan kehidupan ini. Teman saya ini merasa bahwa dirinya tidak mampu untuk menghadapi pergumulan di dalam dirinya sehingga ingin mengakhiri hidupnya.
Inti dari persoalan hidup teman saya yaitu kehancuran keluarga karena disebabkan oleh perekonomian dan keegoisan dari masing-masing orang tua. Sejujurnya, saya belum pernah merasakan hal demikian. Namun, saya paham bagaimana rasanya keluarga yang hancur dan tidak lagi harmonis.
Di hari pertama teman saya bercerita, saya cuman memberikan perkataan yang menguatkan dan mendoakannya. Puji Tuhan, teman saya ini sudah percaya Kristus. Melalui persoalan yang dihadapi teman saya, membuat saya terus memikirkan keadaannya. Hal ini yang terus membuat saya mendoakan dia, dan melakukan follow up untuk menanyakan keadaannya.
Saya memberikan suatu lagu penguatan, judulnya adalah "Tak Terbatas". Ada bagian lirik lagu yang saya ambil untuk meneguhkan hatinya
"Kukagumi cara-Mu mencintaiku
Kau ada di cerita proses hidupku
Di titik terendahku, Kau hadir 'tuk mengangkatku
Ku tau Kau tak menyerah akan hidupku
Tak terbatas kuasa-Mu
Tak terduga cara-Mu
Kau yang kuandalkan
Di setiap langkah hidupku"
Melalui beberapa kali berdoa, saya ingin meminta Tuhan memberikan hikmat kepada saya untuk saya menguatkan teman saya lewat perkataan. Sejujurnya saya takut salah berbicara. Tiba-tiba teman saya calling saya waktu malam hari. Melalui kesempatan ketika berbicara di telepon, saya berkata pada dirinya, "Tuhan tahu batas kemampuanmu, Dia tahu betul jalan hidupmu ke depan. Sekalipun kamu merasa bahwa dirimu tidak mampu, tapi Tuhan akan memampukan, seperti halnya anak kecil yang belum tau apa-apa mengenai matematika, tentu anak kecil itu akan merasa takut dan tidak ingin melakukannya. Tetapi, kalau dia tidak melakukannya, maka dia tidak akan naik kelas. Akhirnya, dia memutuskan untuk mau belajar, anak itu mau menanyakan dan meminta bantuan kepada guru itu, maka anak kecil itu jadi terlatih untuk bisa menghadapinya. Jadi, biarlah dirimu menyerahkan semua pergumulan ke Tuhan. Hanya Tuhan yang memiliki kuasa. Belajarlah dari Dia, dan datanglah, aku yakin semua akan ringan seperti halnya Matius 11:29-30 - Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan. Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Ku pun ringan. Semua nya akan ringan, doakan orang tua mu agar orang tua mu menerima segala hikmat dan pengertian yang benar sesuai dengan kehendak Tuhan."
Mungkin, saya belum mengalami pergumulan hidup seperti yang teman saya hadapi. Tapi lewat Firman Tuhan yang kita berikan akan bisa membantunya untuk kuat dan semakin mengandalkan Tuhan. Akhir cerita ini, teman saya terus mendoakan orang tua nya dan teman saya percaya bahwa semua akan selesai sesuai waktu Tuhan. Selain itu, teman saya sudah bisa mengambil sisi positifnya dan tidak lagi menyerah bahkan dia sungguh-sungguh meyakini bahwa Roh Kudus mampu menghibur dan memberikan hikmat dan kelegaan kepadanya.
- FIRMAN TUHAN ADALAH JALAN UNTUK MENJAWAB DAN MERESPON SETIAP MASALAH -
Komentar
Posting Komentar