Setiap Musim Kehidupan
Sedikit cerita, tepat di hari Minggu kemarin, ketika saya ibadah, jemaat diizinkan oleh hamba Tuhan yang berkhotbah untuk merenungkan kebaikan yang Tuhan izinkan terjadi selama satu tahun ini. Kita diminta untuk berterima kasih kepada Tuhan sekalipun keadaan sedang tidak baik. Pada saat itu, hati saya benar-benar mengucap syukur dan memori saya kembali mengingat hal-hal yang saya rasa sulit tapi saya bisa kerjakan karena kasih karunia yang saya dapatkan dari Tuhan.
Bagi saya, tanpa Tuhan, kita hanyalah sosok yang tidak konsisten dan mudah berubah mengikuti arus dunia yang jahat. Tuhanlah yang tidak pernah berubah untuk hidup kita, Dia sama. 1 Petrus 1:24-25 (TB) Sebab: "Semua yang hidup adalah seperti rumput dan segala kemuliaannya seperti bunga rumput, rumput menjadi kering, dan bunga gugur,
tetapi firman Tuhan tetap untuk selama-lamanya." Inilah firman yang disampaikan Injil kepada kamu. Oleh karena itu, hanya Tuhan Yesus lah yang harus kita andalkan selamanya. Dunia bisa berubah, sosok atau seseorang yang berada di hidup kita bisa berubah, keadaan bisa berubah, tetapi penyertaan Tuhan tidak pernah berubah. Firman Tuhan tetap sama dan janji Tuhan tetap ada bagi kita yang menantikanNya.
Maka dari itu, apapun yang terjadi di tahun yang akan datang. Teguhkanlah hati kita dengan terus mau kejar hadirat Tuhan, kejar perkenananNya Tuhan dan mau mengandalkan Tuhan dalam situasi apapun serta tetap "Mengucap Syukur" dalam segala hal. Kelihatannya memang sulit dan belum pasti akan apa yang kita hadapi ke depan. Tapi, ingat! Tuhan masih pemegang kendali hidupmu dan saya.
Yesaya 48:18 (TB) Sekiranya engkau memperhatikan perintah-perintah-Ku, maka damai sejahteramu akan seperti sungai yang tidak pernah kering, dan kebahagiaanmu akan terus berlimpah seperti gelombang-gelombang laut yang tidak pernah berhenti.
Komentar
Posting Komentar